Tips Merumuskan Variabel Penelitian

Dalam menyusun makalah penelitian, variabel penelitian menjadi salah satu komponen yang tidak boleh diabaikan. Variabel penelitian ini mencakup semua hal yang telah ditetapkan untuk dipelajari, sehingga hasil penelitian dapat memberikan kesimpulan yang akurat.

Tips Merumuskan Variabel Penelitian

Variabel penelitian sendiri ada beberapa jenis diantaranya yaitu variabel independen, variabel dependen, variabel moderat, variabel intervening, dan variabel kontrol. Sebaiknya dalam merumuskan variabel penelitian itu harus relevan dengan tujuan penelitian yang sedang dilakukan, juga bisa diamati dan diukur.

Dalam proses penulisan penelitian, beberapa peneliti bisa saja mengalami kesulitan dalam merumuskan variabel penelitian. Terlebih lagi bagi mereka mahasiswa S1 yang masih belum memiliki banyak pengalaman dalam hal ini.

Oleh karena itulah, dalam artikel ini kami akan berbagi beberapa tips yang bisa membantu dalam proses perumusan variabel penelitian.

Tips untuk Merumuskan Variabel Penelitian

Adapun beberapa tips dalam merumuskan variable penelitian adalah sebagai berikut ini:

1. Tentukanlah Masalah Utamanya

Nantinya, masalah utama dalam penelitian akan menjadi variabel Y yang merupakan variabel dependen (terikat) dan inti dari penelitian yang akan Anda lakukan. Sebagai contoh, minat belajar siswa.

2. Temukanlah Faktor

Kemudian, identifikasi faktor masalah yang akan dijadikan variabel X atau variabel independennya. Biasanya, dalam sebuah penelitian terdapat dua variabel yaitu X dan Y. Kita ambil saja contoh "Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah (X) Terhadap Minat Belajar Para Siswa (Y) SMK Negeri 58 Jakarta".

3. Siapkanlah Teori Penelitiannya

Dari variabel yang telah ditentukan, disarankan untuk menyusun teori penelitian yang dapat mendukung keduanya. Umumnya, teori-teori ini dapat diambil dari penelitian sebelumnya, jurnal, ataupun skripsi.

4. Siapkanlah Kebutuhan Penelitiannya

Pastikan untuk menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan dalam melakukan penelitian, termasuk rencana, lokasi, dokumen, hingga dana dan yang lainnya. Hal ini bertujuan supaya dapat mengetahui apakah penelitian tersebut layak untuk dilakukan ataukah tidak.

Intinya dalam variabel penelitian, yang paling penting adalah memastikan bahwa variabel tersebut dapat mencerminkan karakteristik dari populasi yang akan diulas. Kemudian, perhatikan juga kedudukan dan hubungan antara variabelnya. Hal ini akan berdampak pada kerangka penelitian yang digunakan.

Demikian penjelasan yang dapat kami tuliskan tentang beberapa tips untuk merumuskan variabel penelitian. Semoga tips-tips yang kami bagikan dalam blog tipstips.my.id ini dapat bermanfaat bagi andasemua.